Pages

Friday, April 22, 2011

Doa Sakral

Sebuah Doa Sakral - (edisi revisi)

Nama adalah sebuah doa, lha terus doa apa yang tersurat dan tersirat pada nama Nurcahyo Indra Yudha..??? Pengen tahu… coba tanyakan pada pantat penari striptease yang bergoyang. Hehehe….

Usut punya usut dan sudah menjadi konvensi (peraturan tidak tertulis) nama seseorang biasanya diciptakan oleh orang tua kandungnya. Saya meyakinin bahwa pemilihan nama serta aksara seseorang mengandung doa yang sakral. Baiklah pada kesempatan ini saya mencoba mengurai doa yang terkandung dari rangkaian aksara Nurcahyo Indra Yudha.

Yang perlu diingat, saya bukanlah ahli doa, bukan pula seorang ahli bahasa. Saya hanya mencoba membaca doa dari orang tua saya, atas dasar kemampuan, pengetahuan serta daya pikir yang saya miliki.

Penjabarannya sebagai berikut:

Nurcahyo Indra Yudha, terdiri dari 3 kata dan 18 huruf, yaitu: Nurcahyo, Indra, Yudha. Kata pertama Nurcahyo sebenarnya terbentuk dari 2 buah kata yaitu: Nur dan Cahyo. Kata kedua dan ketiga (Indra Yudha) masing masing terdiri dari satu kata yang berdiri sendiri.

  • Nur secara etimologis berarti sinar/terang.

  • Cahyo mengandung makna cahaya.

  • Indra merupakan seorang Dewa Petir dalam sebuah kepercayaan agama tertentu.

  • Yudha mengandung makna perang.


Baiklah berdasar uraian di atas tentunya anda (secara subyektif) sudah mampu merangkai data-data yang tersedia untuk menjadi sebuah informasi yang bermakna. Tapi…. Tentunya itu cuman informasi, bukan doa yang sacral.

Begitu pula dengan subyektifitas yang melekat pada diri saya dalam mengartikan Nurcahyo Indra Yudha, yaitu:

“Seorang Dewa atau MALAEKAT yang bersinar terang serta bersenjatakan petir untuk memerangi kegelapan.”

Itulah pesan yang tertangkap di alam pikiran saya. Jujur…. secara pribadi saya belum pernah menanyakan langsung kepada orang tua perihal arti dari Nurcahyo Indra Yudha, karena saya sadar betul akan daya pikir, pengetahuan serta pengalaman yang saya miliki masih terkalahkan dengan doa doa yang tulus iklas dipanjatkan oleh orang tua kepada buah hatinya. Amien.



|| Saya tidak mampu membaca doa sakral tersebut. ||





No comments: